Selamat Datang Di Website Resmi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone

Progres Pembinaan WBP Harus Terbuka dan Transparan

WATAMPONE - Kepala Subseksi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Watampone Surianto mengatakan, penyampaian informasi mengenai progres/ tahapan pembinaan harus dilakukan secara terbuka dan transparan, sebab keterbukaan informasi seperti ini merupakan sebuah sarana dalam mengoptimalkan pelayanan terhadap Masyarakat dan juga terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan. (12/10)

 WATAMPONE - Kepala Subseksi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Watampone Surianto mengatakan, penyampaian informasi mengenai progres/ tahapan pembinaan harus dilakukan secara terbuka dan transparan, sebab keterbukaan informasi seperti ini merupakan sebuah sarana dalam mengoptimalkan pelayanan terhadap Masyarakat dan juga terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan. (12/10)  Selain itu keterbukaan informasi dalam hal pemberian hak kepada Warga Binaan merupakan suatu kebutuhan yang boleh dikatakan vital dalam suatu Lapas maupun Rutan.  Kita coba mengoptimalkan keterbukaan informasi mengenai pentahapan pembinaan dari Warga Binaan dengan salah satu sarana yang kita sebut papan perhitungan pentahapan dalam bentuk

Selain itu keterbukaan informasi dalam hal pemberian hak kepada Warga Binaan merupakan suatu kebutuhan yang boleh dikatakan vital dalam suatu Lapas maupun Rutan.

Kita coba mengoptimalkan keterbukaan informasi mengenai pentahapan pembinaan dari Warga Binaan dengan salah satu sarana yang kita sebut papan perhitungan pentahapan dalam bentuk "Neon Box". Neon Box yang kita miliki tersebut selain memuat Nama dari Narapidana, jenis tindak pidana serta, waktu dari tahap- tahap pembinaan yang harus mereka jalani selama berada di dalam Lapas.

Lukman Amin selaku Kalapas Watampone menyikapi, hal ini sebagai wujud transparansi Lapas Watampone dalam memberikan pelayanan mengenai hak dari Warga Binaan, terlebih keinginan untuk mewujudkan Zona integritas di Lapas Watampone harus dibarengi dengan adanya peningkatan kualitas, dan transparansi dalam memberikan pelayanan, baik kepada masyarakat maupun kepada Warga Binaan, hal demikian ini tentunya, sejalan dengan perintah yang dikeluarkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Sulawesi Selatan, melalui surat bertanggal 10 Oktober 2019 perihal peningkatan kewaspadaan.

Di Lapas Watampone, bagi Warga binaan yang ingin mengetahui tahap/ proses pembinaanya, bisa dengan menggunakan perangkat self service yang terintegrasi dengan Sistem Data Base Pemasyarakatan, juga bisa melihat secara langsung di neon box papan perhitungan pentahapan, serta alur pemberian hak WBP, yang letaknya berada di depan ruang aula lapas watampone. Tandasnya